oleh

Pahami Teknik Mendahului yang Aman di Jalan Raya

Persemija.com Potensi terjadinya kecelakaan mobil di jalan raya, ialah saat suatu mobil hendak mendahului kendaraan lain di depannya.Umumnya, hal itu disebabkan oleh ketidak sabaran dan kurangnya memahami teknik menyalip yang aman.

Senior instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan bahwa saat pengemudi hendak menyalip suatu objek di depan, harus berprinsip pada tindakan proaktif.
 
“Memang prinsip dan sikap proaktif saat hendak menyalip ini terkesan bertele-tele. Tetapi apabila ini dibiasakan untuk diterapkan, bisa menjadi salah satu faktor penyelamat,” ujar Sony Jumat (28/2) siang.
 
Dilansir dari SITUS KUMPARAN Senior instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana Menjelaskan setidaknya ada 3 hal yang wajib dilakukan saat pengemudi hendak menyalip objek di depannya.

CABANG PERSEMIJA PALMERAH

  1. Jl. Palmerah Barat 2 no 26 (d/h Kemanggisan Grogol ) Jakarta Barat Telp. 5363534 / 53653953
  2. Jl Salam Raya No. 2 ( Rawa Belong ) Kebon Jeruk Jakarta Barat Tel. 5307517
  3. Jl. Tanjung Duren Barat VI No. 2 ( Perempatan Cemara ) Jakarta Barat Telp. 5685918
  4. Jl. Panjang ( Arteri Kelapa Dua ) No. 47  Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322283
  5. Jl. Lapangan Bola No. 4 Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322289
  6. Jl. Raya Puri Kembangan No. 85 ( Seberang Apel Shop ) Jakarta Barat Telp. 58357527
  7. Jl. Meruya ilir  No. 67 Meruya Utara Jakarta Barat Telp. 085695010831
  8. Jl. Kemanggisan Utama Raya No. 11 karta Barat Telp. 5320247
  9. Jl. Raya Kebayoran Lama No. 46A ( Depan Dealer Honda PH ) Jakarta Barat Telp. 53660571
  10. Jl. Arimbi Raya No. 53 ( Kompi Persada Sayang ) Rawabuaya Jakarta Barat Telp. 58356923
  11. Jl. Duri Kosambi Raya No. 19A ( Samping Diklat Garuda ) Jakarta Barat Telp. 5441271

1. Perhatikan situasi di sekitar

Langkah pertama yang wajib dilakukan oleh pengemudi, ialah melihat dan memperhatikan situasi di sekitarnya sebelum melakukan manuver. Pastikan tidak ada objek yang menghalangi dan berbahaya.
 
“Biasakan melihat situasi belakang, depan dan samping dulu. Apakah sudah dalam kondisi clear dan aman atau belum, kalau sudah baru bersiap mendahului,” jelas Sony.

2. Aktifkan lampu sein

Apabila situasi di sekitar sudah dipastikan aman, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh pengemudi adalah mengaktifkan lampu sein. Penggunaan lampu sein sendiri, kata Sony, sangatlah penting, sebagai cara berkomunikasi antara pengemudi yang akan menyalip dengan kendaraan lain di belakang atau yang akan disalip.
 
“Dengan kita menyalakan lampu sein, selain untuk memberikan informasi terhadap kendaraan di sekitar, juga berguna untuk kita meminta izin dengan kendaraan lain. Ingat bahwa dengan kita berpindah lajur, itu artinya kita akan mengambil lajur orang lain,” beber Sony.

3. Manuver

Setelah dipastikan aman untuk menyalip dan sudah menghidupkan sein, maka pengemudi dapat melakukan manuver atau menyalip secara perlahan. Pastikan mobil yang dikendarai memiliki tenaga dan kemampuan untuk mendahului mobil di depannya

Khusus dengan situasi jalan 2 arah seperti di jalan antar provinsi, Sony menambahkan agar pengemudi memastikan tidak ada kendaraan dari arah berlawanan dan pastikan juga terdapat ruang yang cukup di depan mobil yang akan disalip.
 
“Jadi pengemudi juga harus lihat, apakah di depan mobil yang akan disalip itu kosong atau masih ada mobil – mobil lainnya. Hindari juga menyalip di area blind spot, seperti tikungan tajam dan area dengan marka jalan tersambung,” beber Sony.
 
Sedangkan khusus pengemudi yang akan menyalip di jalan tol dengan situasi jalan 1 arah, pastikan setelah menyalip mobil di depannya, segera kembali ke jalur semula. Tujuannya agar tidak mengganggu pengendara lain yang melaju lebih cepat.
 
Terakhir, Sony mengingatkan agar saat hendak mendahului atau bermanuver, pengemudi jangan melakukannya secara tergesa-gesa.
banner 400x130

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed