oleh

Untuk Atasi Kemacetan bakal ada pelebaran jembatan Otista oleh Dishub Kota Bogor

Persemija.com kota yang punya julukan “Kota Hujan”,biasa dijadikan destinasi wisata akhir pekan, terutama bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Banyak mobil yang datang dari kota membuat volume kendaraan meningkat, kemacetan pun sulit dihindari.

Hal tersebut dikarenakan adanya bentuk jalan yang bottle neck, atau penyempitan di jembatan Otista. Penyempitan yang terjadi menyebabkan antrean yang cukup panjang hingga depan Tugu Kujang.

banner 400x130banner 400x130

Dody Wahyudin, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mengatakan, Jalan Otista merupakan salah satu titik prioritas pengendalian macet. Rencana tahun ini, yaitu akan ada pelebaran jembatan Otista.

“Salah satu titik prioritas yaitu di Jalan Otista, tahun ini ada rencana untuk dilebarkan jembatannya, kalau tidak ada perubahan jadwal. Untuk kedepannya, Dishub harus mengatur lalu lintas ketika ada pekerjaan pelebaran jalan,” ucap Dody Senin (17/2/2020).

CABANG PERSEMIJA PALMERAH

  1. Jl. Palmerah Barat 2 no 26 (d/h Kemanggisan Grogol ) Jakarta Barat Telp. 5363534 / 53653953
  2. Jl Salam Raya No. 2 ( Rawa Belong ) Kebon Jeruk Jakarta Barat Tel. 5307517
  3. Jl. Tanjung Duren Barat VI No. 2 ( Perempatan Cemara ) Jakarta Barat Telp. 5685918
  4. Jl. Panjang ( Arteri Kelapa Dua ) No. 47  Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322283
  5. Jl. Lapangan Bola No. 4 Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322289
  6. Jl. Raya Puri Kembangan No. 85 ( Seberang Apel Shop ) Jakarta Barat Telp. 58357527
  7. Jl. Meruya ilir  No. 67 Meruya Utara Jakarta Barat Telp. 085695010831
  8. Jl. Kemanggisan Utama Raya No. 11 karta Barat Telp. 5320247
  9. Jl. Raya Kebayoran Lama No. 46A ( Depan Dealer Honda PH ) Jakarta Barat Telp. 53660571
  10. Jl. Arimbi Raya No. 53 ( Kompi Persada Sayang ) Rawabuaya Jakarta Barat Telp. 58356923
  11. Jl. Duri Kosambi Raya No. 19A ( Samping Diklat Garuda ) Jakarta Barat Telp. 5441271

Tugas selanjutnya berupa manajemen dan rekayasa lalu lintas. Dikarenakan jalan tersebut merupakan akses utama menuju Kota Bogor. Namun, jika masalah bottle neck sudah selesai, tetap harus ada pengaturan pada jalan lain dan kemacetan tidak selesai sampai di situ.

“Jika jalan sudah lebar, nanti bisa ada antrean di titik-titik yang lain karena jalan yang sebelumnya mecet, menjadi lancar. Oleh karena itu harus ada penyesuaian di persimpangan, bisa dengan mengatur lama dari traffic light. Jadi penyelesaian macet harus dilakukan bertahap,” ucap Dody.

banner 400x130

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

News Feed