oleh

Mau bikin BBM Sepeda Motor jadi Irit , ini penjelasannya

Persemija.com kalian yang punya kendaraan  sepeda motor pasti menginginkan biaya perawatan kendaraan yang tidak membuat kantong jebol. Namun sayangnya, justru kebanyakan orang sengaja mengulur waktu penggantian oli mesin. Padahal turunnya kualitas oli seiring pemakaian bisa berpengaruh pada konsumsi bahan bakar. Termasuk jika jenis oli yang dipakai tidak sesuai dengan karakter mesin.

Berikut ulasan solusi mengantisipasi biaya perawatan kendaraan yang tidak membuat kantong jebol di kutip dari SITUS KUMPARAN berikut ulasan nya : 

banner 400x130banner 400x130

Kepala Bengkel Bintang Motor Honda Cinere, Ribut Wahyudi mengungkapkan “benar sekali bahan bakar bisa boros. Oli sudah jelek jadi kinerja atau putaran mesin berat tarikannya. Lalu, pemakaian tidak sesuai spesifikasi mesinnya,”

Hal senada juga disampaikan Kepala Bengkel AHASS Honda Beji, Depok, Susanto. Menurutnya, efek telat mengganti oli mesin bisa mesin jebol.
 
“Misalkan kalo olinya kering mesin jadi panas, pasti pistonnya baret, setang sehernya kena, bearing-nya rusak, itu kan sama saja gesekan antara besi, tidak ada pelumas untuk mendinginkan mesin,” kata Susanto.
Untuk itu, penggantian oli secara berkala, sesuai buku servis, sangat disarankan. Namun, khusus pemakaian sehari-hari dengan kondisi jalanan padat lebih baik sebulan sekali atau setiap 2.000 kilometer.

CABANG PERSEMIJA PALMERAH

  1. Jl. Palmerah Barat 2 no 26 (d/h Kemanggisan Grogol ) Jakarta Barat Telp. 5363534 / 53653953
  2. Jl Salam Raya No. 2 ( Rawa Belong ) Kebon Jeruk Jakarta Barat Tel. 5307517
  3. Jl. Tanjung Duren Barat VI No. 2 ( Perempatan Cemara ) Jakarta Barat Telp. 5685918
  4. Jl. Panjang ( Arteri Kelapa Dua ) No. 47  Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322283
  5. Jl. Lapangan Bola No. 4 Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322289
  6. Jl. Raya Puri Kembangan No. 85 ( Seberang Apel Shop ) Jakarta Barat Telp. 58357527
  7. Jl. Meruya ilir  No. 67 Meruya Utara Jakarta Barat Telp. 085695010831
  8. Jl. Kemanggisan Utama Raya No. 11 karta Barat Telp. 5320247
  9. Jl. Raya Kebayoran Lama No. 46A ( Depan Dealer Honda PH ) Jakarta Barat Telp. 53660571
  10. Jl. Arimbi Raya No. 53 ( Kompi Persada Sayang ) Rawabuaya Jakarta Barat Telp. 58356923
  11. Jl. Duri Kosambi Raya No. 19A ( Samping Diklat Garuda ) Jakarta Barat Telp. 5441271

Kekentalan dan klasifikasi oli

Susanto menyebut, oli memiliki tingkat kekentalan yang berefek terhadap mesin. Di pasaran, umumnya kekentalan oli diukur oleh kode SAE (Society of Automotive Engineer) yang tertera pada kemasan, misalnya SAE 10W-30, 10W-40 atau 20W-40, 20W-50.
 
“Beda juga antara oli motor matik dan motor manual untuk kopling kering dan kopling basah, paling kekentalannya aja yang beda. Balik lagi pengaruhnya ke pendinginan ruang mesin dan keiritan BBM. Makanya penggunaan SAE harus sesuai buku manual,” ujarnya.
Selain itu klasifikasi oli dibedakan menjadi oli sintetik dan oli mineral berdasarkan kandungan zat aditif di dalamnya. Oli sintetik biasanya memiliki struktur yang lebih merata dan membuat performa pelumasan lebih baik sehingga menambah umur pemakaian hingga 3.500 km.
 
Sedangkan oli mineral lebih kental dan lebih kebal menahan hawa panas sehingga lebih cocok untuk motor tahun lama yang umumnya sudah mengalami penurunan kualitas komponen mesin.
“Tapi balik lagi tergantung konsumen biasanya pakai yang mana, kita sudah menawarkan yang bagus atau yang biasa. Kalau ganti-ganti juga tidak bagus untuk mesin. Tapi soal perlindungan oli sintetik lebih baik.
 
Dari segi harga juga berbeda, lebih mahal oli sintetik. Sebagai contoh oli mineral motor matik dibanderol sekitar Rp 46 ribu. Sedangkan oli sintetiknya berkisar Rp 54 ribu.
 
Jadi, jangan ngeluh BBM atau bensin motor kamu boros kalau malas ganti oli secara rutin, ya!

 

banner 400x130

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed