Persemija.com Mobil yang sering dirawat akan memilki komponen yang umurnya lebih panjang. Sebab, ketika ada komponen yang rusak bisa langsung terdeteksi. Meski begitu, selain soal perawatan kebiasaan mengemudi juga bisa memengaruhi keawetan mobil. Menurut laman Wuling Indonesia, ada 4 kebiasaan mengemudi yang bisa membuat mobil tidak awet.
Tak hanya melakukan perawatan, cara berkendara juga bisa menentukan keawetan kendaraan. dilansir dari OTOASIA simak Kebiasaan Sepele saat Mengemudi yang Bikin Mobil Cepat Rusak simak Tips nya :
CABANG PERSEMIJA PALMERAH
- Jl. Palmerah Barat 2 no 26 (d/h Kemanggisan Grogol ) Jakarta Barat Telp. 5363534 / 53653953
- Jl Salam Raya No. 2 ( Rawa Belong ) Kebon Jeruk Jakarta Barat Tel. 5307517
- Jl. Tanjung Duren Barat VI No. 2 ( Perempatan Cemara ) Jakarta Barat Telp. 5685918
- Jl. Panjang ( Arteri Kelapa Dua ) No. 47 Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322283
- Jl. Lapangan Bola No. 4 Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322289
- Jl. Raya Puri Kembangan No. 85 ( Seberang Apel Shop ) Jakarta Barat Telp. 58357527
- Jl. Meruya ilir No. 67 Meruya Utara Jakarta Barat Telp. 085695010831
- Jl. Kemanggisan Utama Raya No. 11 Jakarta Barat Telp. 5320247
- Jl. Raya Kebayoran Lama No. 46A ( Depan Dealer Honda PH ) Jakarta Barat Telp. 53660571
- Jl. Arimbi Raya No. 53 ( Kompi Persada Sayang ) Rawabuaya Jakarta Barat Telp. 58356923
- Jl. Duri Kosambi Raya No. 19A ( Samping Diklat Garuda ) Jakarta Barat Telp. 5441271
Suka Mengerem Mendadak
Risiko mengerem mobil secara mendadak cukup besar. Selain berpotensi membuat ban selip, juga bisa ditabrak mobil lain dari belakang.
Jika sering dilakukan, hal ini bisa membuat band an rem bekerja lebih keras. Akibatnya ban dan rem tak berumur panjang. Bisa-bisa Otolovers harus mengganti ban sebelum waktunya.
Asal Terjang Lubang dan Polisi Tidur
Satu dari 3 mobil diketahui rusak lantaran sering dipakai menerjang jalanan berlubang dalam kecepatan tinggi. Padahal, keseringan menghantam lubang bisa merusak ban dan juga keseimbangan roda.
Begitu juga saat melintasi polisi tidur dam jalan bergelombang. Jika kecepatan tak diturunkan, bisaberpotensi merusak bagian depan dan belakang mobil, sisi bawah serta knalpotnya.
Mengganti D ke R Sebelum Berhenti
Mengganti gigi dari R ke D atua sebaliknya tanpa menunggu mobil berhenti total bisa merusak transmisi mobil otomatis. Transmisi akan lebih cepat aus.
Biaya perbaikannya pun cukup mahal. Hal itu juga bsia terjadi pada mobil bertransmisimanual. Jadi lebih baik untuk menunggu mobil sudah berhenti baru mengganti posisi gigi.
Mengangkut Banyak Barang
Masing-masing mobil memiliki kapasitas beban angkut maksimal. Ada baiknya untuk tak melewati batas tersebut.
Jika memaksakan mengangkut barang dengan beban berlebihan, maka tegangan pada rem, suspensi, dan motor penggerak akan bertambah. Selain itu, perilaku tersebut bisa membuat mobil boros bensin. Parahnya emisi yang dikeluarkan menjadi lebih banyak.
Info yg bermanfaat
Info yg bermanfaat – thks