oleh

Begini Teknik Engine Brake Pada Motor Matik

Persemija,com Pengguna sepeda motor matik di Indonesia semakin meningkat. Bahkan pada 2017 lalu diperkirakan 80 persen lebih dari sepeda motor yang dijual di Indonesia berjenis matik. mau tau Teknik Engine Brake Pada Motor Matik , simak ulasan nya dikUtip dari SITUS KUMPARAN,

Pengereman motor matik diletakan pada bagian kanan dan kiri stang kemudi. Nah kemudahan ini membuat fungsi engine brake yang dapat membantu pengereman kendaraan menjadi tak maksimal.
 
Engine brake sendiri merupakan teknik memperlambat laju motor dengan cara mengandalkan putaran mesin ketika transmisi diturunkan ke gigi yang lebih rendah.
 
Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana Makmur Sejati (WMS), mengatakan pengendara motor matik bisa menggunakan teknik engine brake untuk melakukan perlambatan.
 
“Pada motor matik sebenarnya harus dibantu rem, dan menutup gas, karena motor matik tidak ada persneling gigi manual-nya. Dengan mengurangi kecepatan atau menutup gas, maka secara otomatis motor matik akan melakukan engine brake,” katanya

CABANG PERSEMIJA PALMERAH

  1. Jl. Palmerah Barat 2 no 26 (d/h Kemanggisan Grogol ) Jakarta Barat Telp. 5363534 / 53653953
  2. Jl Salam Raya No. 2 ( Rawa Belong ) Kebon Jeruk Jakarta Barat Tel. 5307517
  3. Jl. Tanjung Duren Barat VI No. 2 ( Perempatan Cemara ) Jakarta Barat Telp. 5685918
  4. Jl. Panjang ( Arteri Kelapa Dua ) No. 47  Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322283
  5. Jl. Lapangan Bola No. 4 Kebon Jeruk Jakarta Barat Telp. 5322289
  6. Jl. Raya Puri Kembangan No. 85 ( Seberang Apel Shop ) Jakarta Barat Telp. 58357527
  7. Jl. Meruya ilir  No. 67 Meruya Utara Jakarta Barat Telp. 085695010831
  8. Jl. Kemanggisan Utama Raya No. 11 karta Barat Telp. 5320247
  9. Jl. Raya Kebayoran Lama No. 46A ( Depan Dealer Honda PH ) Jakarta Barat Telp. 53660571
  10. Jl. Arimbi Raya No. 53 ( Kompi Persada Sayang ) Rawabuaya Jakarta Barat Telp. 58356923
  11. Jl. Duri Kosambi Raya No. 19A ( Samping Diklat Garuda ) Jakarta Barat Telp. 5441271
Khusus untuk jalan menurun, Agus mengatakan pengendara sebaiknya tak menutup gas secara penuh. Sebab laju kendaraan akan bergerak ebih cepat dibandingkan membuka tuas gas sedikit.
 
“Menutup (penuh) gas di kondisi jalan turun sampai benar-benar mentok akan terjadi loss (freewheel), jadi harus sedikit ditahan atau jangan sampai gas tersebut kosong,” tambahnya.

banner 400x130

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed